Warga Teratas Mendapatkan Vaksin Kovid
Sitapur

Warga Teratas Mendapatkan Vaksin Kovid

mendengar berita

Sitapur. Warga kota unggul di kabupaten dalam vaksinasi Kovid. Maksimal 89,50 persen orang di kota telah memberikan dosis pertama. 50,64% orang telah mengambil manfaat dari dosis kedua. Yang terburuk dalam vaksinasi adalah CHC dua puluhan. Di sana baru 56,05 persen masyarakat yang sudah divaksinasi.
Kabupaten tersebut kini telah mencapai targetnya. 29,72 lakh orang telah mendapatkan imunisasi di kabupaten tersebut. Departemen kesehatan bekerja cepat untuk mendapatkan vaksinasi 100% dilakukan pada akhir bulan ini. Dosis kedua 2,24 lakh orang belum diberikan bahkan setelah batas waktu. Vaksinasi sedang berlangsung di distrik itu mulai 16 Januari 2021.
Dalam lebih dari sembilan bulan, kemajuan yang lebih baik telah dibuat dalam vaksinasi di distrik tersebut. Target vaksinasi ditetapkan pada 29,72 di kabupaten. Di mana dosis pertama telah diberikan kepada 22,51 lakh orang sejauh ini. Sementara 7,20 lakh orang sudah mendapat dosis kedua. Jika kedua dosis dicampur, 29,72 lakh orang telah divaksinasi di distrik tersebut. Di mana 72,28 persen orang telah mengambil dosis pertama. Sedangkan 23,14 persen orang sudah mendapat dosis kedua.
Jika kita berbicara tentang vaksinasi yang maksimal, maka penduduk kota sangat tertarik untuk mendapatkan vaksin tersebut. Target ditetapkan untuk memvaksinasi 1,39 lakh orang di kota. Di mana 1,25 lakh orang sudah mendapat dosis pertama. Ini adalah 89,90 persen dari target. Sedangkan 70.688 orang sudah mendapat dosis kedua, sudah 50,64 persen dari target.
Berbicara tentang yang terburuk, CHC adalah dua puluhan. Di sini target vaksinasi 2,32 lakh orang ditetapkan. Di mana hanya 1,30 lakh orang yang mendapat dosis pertama dan 46 ribu orang mendapat dosis kedua. Dimana kemajuannya sudah 56,05 persen pada dosis pertama dan hanya 19,89 persen pada dosis kedua. Artinya, yang kedua puluh terus-menerus tertinggal dalam hal vaksinasi.
Misrikh dan Hargaon CHC juga lebih baik
Seiring dengan kota Sitapur, CHC Misrikh dan Hargaon juga telah melakukan pekerjaan yang lebih baik. Dosis pertama Misrikh 82,47 persen, Hargaon 77,17 persen, Eliya 75,58 persen, Machrehta 75,23 persen, Parsendi 75,19 persen, Sakran 75,18 persen, Maholi 74,91 persen, Mahmudabad 74,21 persen, Kasmanda 74,71 persen, Sidhauli 72,95 persen, Pisawan 72,89 persen, Khairabad 72,89 persen, Parsendi 75,19 persen, Sakran 75,18 persen, Gondlamu 71,57 persen, Reusa 70,50 persen, Laharpur 69,01 persen, Behta 65,95 persen, Pehla 66,96 persen, Rampur Mathura 65,42 persen dan Biswan 56,05 persen vaksinasi telah dilakukan.
Vaksinasi Kovid berlangsung cepat di kabupaten tersebut. Fokus khusus diberikan kepada CHC di mana kemajuannya lambat. Diharapkan dalam waktu dekat vaksinasi 100 persen akan dilakukan di kabupaten tersebut.
Dr Madhu Garola, CMO

Sitapur. Warga kota unggul di kabupaten dalam vaksinasi Kovid. Maksimal 89,50 persen orang di kota telah memberikan dosis pertama. 50,64% orang telah mengambil manfaat dari dosis kedua. Skenario kasus terburuk dalam vaksinasi adalah CHC di usia dua puluhan. Di sana baru 56,05 persen masyarakat yang sudah divaksinasi.

Kabupaten tersebut kini telah mencapai targetnya. 29,72 lakh orang telah mendapatkan imunisasi di kabupaten tersebut. Departemen kesehatan bekerja cepat untuk mendapatkan vaksinasi 100% dilakukan pada akhir bulan ini. Dosis kedua 2,24 lakh orang belum diberikan bahkan setelah batas waktu. Vaksinasi sedang berlangsung di distrik itu mulai 16 Januari 2021.

Dalam lebih dari sembilan bulan, kemajuan yang lebih baik telah dibuat dalam vaksinasi di distrik tersebut. Target vaksinasi ditetapkan pada 29,72 di kabupaten. Di mana dosis pertama telah diberikan kepada 22,51 lakh orang sejauh ini. Sementara 7,20 lakh orang sudah mendapat dosis kedua. Jika kedua dosis dicampur, 29,72 lakh orang telah divaksinasi di distrik tersebut. Di mana 72,28 persen orang telah mengambil dosis pertama. Sedangkan 23,14 persen orang sudah mendapat dosis kedua.

Jika kita berbicara tentang vaksinasi yang maksimal, maka penduduk kota sangat tertarik untuk mendapatkan vaksin tersebut. Target ditetapkan untuk memvaksinasi 1,39 lakh orang di kota. Di mana 1,25 lakh orang sudah mendapat dosis pertama. Ini adalah 89,90 persen dari target. Sedangkan 70.688 orang sudah mendapat dosis kedua, sudah 50,64 persen dari target.

Berbicara tentang yang terburuk, CHC adalah dua puluhan. Di sini target vaksinasi 2,32 lakh orang ditetapkan. Di mana hanya 1,30 lakh orang yang mendapat dosis pertama dan 46 ribu orang mendapat dosis kedua. Dimana kemajuannya sudah 56,05 persen pada dosis pertama dan hanya 19,89 persen pada dosis kedua. Artinya, yang kedua puluh terus-menerus tertinggal dalam hal vaksinasi.

Misrikh dan Hargaon CHC juga lebih baik

Seiring dengan kota Sitapur, CHC Misrikh dan Hargaon juga telah melakukan pekerjaan yang lebih baik. Dosis pertama Misrikh 82,47 persen, Hargaon 77,17 persen, Eliya 75,58 persen, Machrehta 75,23 persen, Parsendi 75,19 persen, Sakran 75,18 persen, Maholi 74,91 persen, Mahmudabad 74,21 persen, Kasmanda 74,71 persen, Sidhauli 72,95 persen, Pisawan 72,89 persen, Khairabad 72,89 persen, Parsendi 75,19 persen, Sakran 75,18 persen, Gondlamu 71,57 persen, Reusa 70,50 persen, Laharpur 69,01 persen, Behta 65,95 persen, Pehla 66,96 persen, Rampur Mathura 65,42 persen dan Biswan 56,05 persen vaksinasi telah dilakukan.

Vaksinasi Kovid berlangsung cepat di kabupaten tersebut. Fokus khusus diberikan kepada CHC di mana kemajuannya lambat. Diharapkan dalam waktu dekat vaksinasi 100 persen akan dilakukan di kabupaten tersebut.

Dr Madhu Garola, CMO

Posted By : result hk