Tujuh Ribu Ton Batubara Disita Pada Hari Kedua
Sonebhadra

Tujuh Ribu Ton Batubara Disita Pada Hari Kedua

mendengar berita

Penindakan juga dilakukan terhadap bisnis batu bara hitam di Singrauli untuk hari kedua. Selama ini, tim yang dibentuk oleh DM menyita tujuh ribu ton batu bara. Menurut petugas, penyimpanan batu bara itu dilakukan tanpa izin dan tanpa dokumen yang sah.
Sebuah kasus didaftarkan terhadap dua pengangkut/penyimpanan batubara dalam kasus ini pada hari Jumat. Sebelumnya pada Kamis, 41 ribu lima ratus ton batu bara disita dalam penggerebekan di kawasan Naudia kawasan Chitrangi. Dalam kasus ini, sebuah kasus telah didaftarkan terhadap delapan pengangkut di bawah berbagai bagian dan penyelidikan telah dimulai. Pada Jumat, di bawah arahan DM RR Meena, tim gabungan dari Departemen Mineral, Pendapatan dan Lingkungan menggerebek Kanai dan Daga area Polres Bargawan. Penggerebekan di dua lokasi penyimpanan batu bara yang disimpan tanpa izin resmi juga menimbulkan kehebohan di distrik tersebut pada hari kedua. Petugas Mineral AK Rai mengatakan bahwa Sangeeta Sales Pvt. 4000 metrik ton batubara yang disimpan di Ltd. dan 3000 metrik ton batubara yang disimpan oleh perusahaan MP PGCL di desa Kanai telah disita. Perusahaan telah menyimpan batu bara tanpa izin resmi. Yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan dokumen penyimpanan batubara yang sah. Tindakan itu dilakukan tanpa kehadiran polisi di hadapan Pejabat Daerah Badan Pengendalian Pencemaran Madhya Pradesh Dr. Neeraj Verma, Inspektur Mineral Vidyakant Tiwari, Tehsildar, Halka Patwari (Lekhpal) dari Kanai dan Daga, Inspektur Stasiun Kereta Api. Dikatakan bahwa dalam kasus ini polisi sudah dituduh melindungi bisnis. Itu sebabnya dia dijauhkan.

Penindakan juga dilakukan terhadap bisnis batu bara hitam di Singrauli untuk hari kedua. Selama ini, tim yang dibentuk oleh DM menyita tujuh ribu ton batu bara. Menurut petugas, penyimpanan batu bara itu dilakukan tanpa izin dan tanpa dokumen yang sah.

Sebuah kasus didaftarkan terhadap dua pengangkut/penyimpanan batubara dalam kasus ini pada hari Jumat. Sebelumnya pada Kamis, 41 ribu lima ratus ton batu bara disita dalam penggerebekan di kawasan Naudia kawasan Chitrangi. Dalam kasus ini, sebuah kasus telah didaftarkan terhadap delapan pengangkut di bawah berbagai bagian dan penyelidikan telah dimulai. Pada Jumat, di bawah arahan DM RR Meena, tim gabungan dari Departemen Mineral, Pendapatan dan Lingkungan menggerebek Kanai dan Daga area Polres Bargawan. Penggerebekan di dua lokasi penyimpanan batu bara yang disimpan tanpa izin resmi juga menimbulkan kehebohan di distrik tersebut pada hari kedua. Petugas Mineral AK Rai mengatakan bahwa Sangeeta Sales Pvt. 4000 metrik ton batubara yang disimpan di Ltd. dan 3000 metrik ton batubara yang disimpan oleh perusahaan MP PGCL di desa Kanai telah disita. Perusahaan telah menyimpan batu bara tanpa izin resmi. Yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan dokumen penyimpanan batubara yang sah. Tindakan itu dilakukan tanpa kehadiran polisi di hadapan Pejabat Daerah Badan Pengendalian Pencemaran Madhya Pradesh Dr. Neeraj Verma, Inspektur Mineral Vidyakant Tiwari, Tehsildar, Halka Patwari (Lekhpal) dari Kanai dan Daga, Inspektur Stasiun Kereta Api. Dikatakan bahwa dalam kasus ini polisi sudah dituduh melindungi bisnis. Itu sebabnya dia dijauhkan.

Posted By : togel hari ini hk