Suspected Death – Pemuda meninggal setelah ditembak dalam keadaan mencurigakan di rumah pembuat sejarah
Sultanpur

Suspected Death – Pemuda meninggal setelah ditembak dalam keadaan mencurigakan di rumah pembuat sejarah

mendengar berita

Sultanpur. Di desa Daulatpur Majre Hemnapur wilayah Baldi Rai, pada Senin malam, seorang pemuda tewas setelah ditembak di rumah seorang pembuat lembaran sejarah dalam keadaan mencurigakan. Atas pengaduan saudara laki-laki almarhum, polisi telah mendaftarkan kasus pembunuhan.
Peristiwa itu terjadi di rumah Jagnarayan alias Jagga, warga Daulatpur Majre Hemnapur di kawasan Baldi Rai. Pembajak sejarah Polsek Jagga Baldi Rai memang penipu. Dia dalam pelarian saat ini. Suraj Yadav (25), warga desa Madarhwa, Bikapur, Ayodhya, sering berkunjung ke rumahnya. Suraj telah sampai di rumah Jagga pada Senin malam juga. Saat itu istri Jagga, Vidyavati (35) hadir di rumah bersama anak-anaknya. Sekitar pukul sembilan malam, tiba-tiba warga mendengar suara tembakan ke arah rumah Jagga. Ketika penduduk desa mencapai tempat itu setelah mendengar suara peluru, tubuh Suraj tergeletak di tanah. Darah mengalir keluar dari kepalanya.
Mendapat informasi tentang kejadian itu, sejumlah besar penduduk desa berkumpul di tempat itu.
Mendapat informasi tersebut, polisi dari Polsek Baldi Rai tiba di lokasi. SP Dr. Vipin Kumar Mishra juga mengambil stok. Kantor Polisi Prabhakant Tiwari mengatakan bahwa hubungan cinta Suraj terjadi dengan seorang wanita. Pada hari Senin, dia datang untuk menemui wanita itu. Selama ini, Suraj meninggal karena luka tembak. Atas pengaduan Neeraj Yadav, saudara laki-laki almarhum, polisi telah mendaftarkan kasus pembunuhan dan sedang menyelidikinya.
Kasus antara pembunuhan dan bunuh diri
Kasus kematian akibat luka tembak di rumah sejarah tertukar antara pembunuhan dan bunuh diri. Saudara laki-laki almarhum telah menyebutkan kematian karena peluru di Tahrir tetapi tidak menyebutkan pembunuhan itu. Peluru itu mengenai dahi pemuda itu, tetapi bahkan setelah kematian, tangannya ada di saku jaket. Sebuah video kerabat pemuda itu menjadi viral, di mana dia menceritakan tentang pembunuhan itu dengan menggambarkan almarhum sebagai putra bibinya. Beberapa penduduk desa juga mengantisipasi pembunuhan pemuda.

Sultanpur. Di desa Daulatpur Majre Hemnapur wilayah Baldi Rai, pada Senin malam, seorang pemuda tewas setelah ditembak di rumah seorang pembuat lembaran sejarah dalam keadaan mencurigakan. Atas pengaduan saudara laki-laki almarhum, polisi telah mendaftarkan kasus pembunuhan.

Peristiwa itu terjadi di rumah Jagnarayan alias Jagga, warga Daulatpur Majre Hemnapur di kawasan Baldi Rai. Pembajak sejarah Polsek Jagga Baldi Rai memang penipu. Dia dalam pelarian saat ini. Suraj Yadav (25), warga desa Madarhwa, Bikapur, Ayodhya, sering berkunjung ke rumahnya. Suraj telah sampai di rumah Jagga pada Senin malam juga. Saat itu istri Jagga, Vidyavati (35) hadir di rumah bersama anak-anaknya. Sekitar pukul sembilan malam, tiba-tiba warga desa mendengar suara tembakan ke arah rumah Jagga. Ketika penduduk desa mencapai tempat itu setelah mendengar suara peluru, tubuh Suraj tergeletak di tanah. Darah mengalir keluar dari kepalanya.

Mendapat informasi tentang kejadian itu, sejumlah besar penduduk desa berkumpul di tempat itu.

Mendapat informasi tersebut, polisi dari Polsek Baldi Rai tiba di lokasi. SP Dr. Vipin Kumar Mishra juga mengambil stok. Kantor Polisi Prabhakant Tiwari mengatakan bahwa hubungan cinta Suraj terjadi dengan seorang wanita. Pada hari Senin, dia datang untuk menemui wanita itu. Selama ini, Suraj meninggal karena luka tembak. Atas pengaduan Neeraj Yadav, saudara laki-laki almarhum, polisi telah mendaftarkan kasus pembunuhan dan sedang menyelidikinya.

Kasus antara pembunuhan dan bunuh diri

Kasus kematian akibat luka tembak di rumah sejarah tertukar antara pembunuhan dan bunuh diri. Saudara laki-laki almarhum telah menyebutkan kematian karena peluru di Tahrir tetapi tidak menyebutkan pembunuhan itu. Peluru itu mengenai dahi pemuda itu, tetapi bahkan setelah kematian, tangannya ada di saku jaket. Sebuah video kerabat pemuda itu menjadi viral, di mana dia menceritakan tentang pembunuhan itu dengan menggambarkan almarhum sebagai putra bibinya. Beberapa penduduk desa juga mengantisipasi pembunuhan pemuda.

Posted By : tgl hk