Penjara Untuk Pembunuhan Tidak Disengaja
Siddharthnagar

Penjara Untuk Pembunuhan Tidak Disengaja

mendengar berita

Penjara untuk terdakwa pembunuhan yang bersalah
itu. Terdakwa yang melarikan diri dalam kasus pembunuhan yang bersalah ditangkap pada Rabu pagi oleh polisi Etawah dari persimpangan Tikuiya di daerah tersebut. Setelah diinterogasi di kantor polisi, dia dibawa ke pengadilan, dari mana dia dikirim ke penjara.
Dilip (23), warga desa Gangwal, pergi ke suatu tempat setelah meminta sepeda dari seseorang dari desa. Diberitahukan bahwa ada perselisihan soal pemberian pihak Babulal dari desa yang datang dengan traktor dari depan. Babulal mengeluh kepada pemilik sepeda dan memintanya untuk tidak memberikan sepeda di masa depan.
Mengetahui hal ini, Dilip tiba di rumah Babulal pada hari Senin, 22 November pukul 2 siang dan mulai menanyakan alasan penolakannya. Setelah beberapa saat terjadi perkelahian. Menurut dugaan, selama ini Babulal memukul Dilip dengan tongkat di belakang kepalanya, sehingga dia terluka dan jatuh. Keluarga membawanya ke rumah sakit swasta yang terletak di persimpangan Majhowa pada hari Senin.
Pemuda yang terluka meninggal sekitar pukul satu pada Selasa malam. SHO Gyanendra Rai mengatakan bahwa sebuah kasus telah didaftarkan dalam hal tersebut atas informasi Jugavati Devi, ibu dari Dilip. Setelah kematian Dileep, tersangka Babulal ditangkap pada Rabu pagi dari persimpangan Tikuiya.

Penjara untuk terdakwa pembunuhan yang bersalah

itu. Terdakwa melarikan diri dalam kasus pembunuhan bersalah ditangkap pada Rabu pagi oleh polisi Etawah dari persimpangan Tikuiya di daerah tersebut. Setelah diinterogasi di kantor polisi, dia dibawa ke pengadilan, dari mana dia dikirim ke penjara.

Dilip (23), warga desa Gangwal, pergi ke suatu tempat setelah meminta sepeda dari seorang warga desa. Diberitahukan bahwa ada perselisihan soal pemberian pihak Babulal dari desa yang datang dengan traktor dari depan. Babulal mengeluh kepada pemilik sepeda dan memintanya untuk tidak memberikan sepeda di masa depan.

Mengetahui hal ini, Dilip tiba di rumah Babulal pada hari Senin, 22 November pukul 2 siang dan mulai menanyakan alasan penolakannya. Setelah beberapa saat terjadi perkelahian. Menurut dugaan, selama ini Babulal memukul Dilip dengan tongkat di belakang kepalanya, sehingga dia terluka dan jatuh. Keluarga membawanya ke rumah sakit swasta yang terletak di persimpangan Majhowa pada hari Senin.

Pemuda yang terluka meninggal sekitar pukul satu pada Selasa malam. SHO Gyanendra Rai mengatakan bahwa sebuah kasus telah didaftarkan dalam hal tersebut atas informasi Jugavati Devi, ibu dari Dilip. Setelah kematian Dileep, tersangka Babulal ditangkap pada Rabu pagi dari persimpangan Tikuiya.

Posted By : keluaran hk 2021