Kejahatan – Pelemparan batu, lima terluka dalam perselisihan tentang meledakkan petasan di pesta ulang tahun
Sultanpur

Kejahatan – Pelemparan batu, lima terluka dalam perselisihan tentang meledakkan petasan di pesta ulang tahun

mendengar berita

Bhadaiya (Sultanpur). Di desa Barui, kawasan Polsek Kotwali Dehat, dua pihak saling berhadapan karena ledakan petasan pada pesta ulang tahun pada Selasa malam. Ada banyak batu bata dan batu di kedua sisi. Lima orang termasuk dua wanita terluka dalam insiden ini.
Pesta ulang tahun anaknya digelar Selasa di rumah Sunil Kumar Gupta, warga Desa Barui. Keluarga dan orang-orang di sekitar merayakan ulang tahun dengan memotong kue. Sementara itu, orang-orang di rumahnya mulai menyalakan petasan di luar. Mendengar suara petasan, tetangga ternak Munna Lal dan Sudama mulai geram. Munnalal melarang anggota keluarga Sunil meledakkan biskuit. Dalam hal ini terjadi perdebatan sengit antara kedua belah pihak. Ketika perselisihan meningkat, orang-orang yang datang untuk merayakan ulang tahun bersama anggota keluarga naik ke atap dan mulai melempari batu.
Munnalal, Sudama, Sapna, Gani dan Arun terluka parah akibat lemparan batu. Korban luka telah dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat. Kedua belah pihak telah mengajukan pengaduan terhadap satu sama lain di kantor polisi Kotwali Dehat. Inspektur Gaurishankar Pal, penanggung jawab pedesaan Kotwali, mengatakan bahwa di desa Barui, batu bata dan batu telah berpindah di antara kedua sisi. Tahrir telah diterima dari kedua belah pihak. Polisi sedang menyelidiki masalah ini.

Bhadaiya (Sultanpur). Di Desa Barui, wilayah Polsek Kotwali Dehat, dua pihak saling berhadapan karena ledakan petasan pada pesta ulang tahun pada Selasa malam. Ada banyak batu bata dan batu di kedua sisi. Lima orang termasuk dua wanita terluka dalam insiden ini.

Pesta ulang tahun anaknya digelar Selasa di rumah Sunil Kumar Gupta, warga Desa Barui. Keluarga dan orang-orang di sekitar merayakan ulang tahun dengan memotong kue. Sementara itu, orang-orang di rumahnya mulai menyalakan petasan di luar. Mendengar suara petasan, tetangga ternak Munna Lal dan Sudama mulai geram. Munnalal melarang anggota keluarga Sunil meledakkan biskuit. Dalam hal ini, terjadi perdebatan antara kedua belah pihak. Ketika perselisihan meningkat, orang-orang yang datang untuk merayakan ulang tahun bersama anggota keluarga naik ke atap dan mulai melempari batu.

Munnalal, Sudama, Sapna, Gani dan Arun terluka parah akibat lemparan batu. Korban luka telah dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat. Kedua belah pihak telah mengajukan pengaduan terhadap satu sama lain di kantor polisi Kotwali Dehat. Inspektur Gaurishankar Pal, penanggung jawab pedesaan Kotwali, mengatakan bahwa di desa Barui, batu bata dan batu telah berpindah di antara kedua sisi. Tahrir telah diterima dari kedua belah pihak. Polisi sedang menyelidiki masalah ini.

Posted By : tgl hk